• home

Tips Google Terjemahan untuk Hasil Terjemahan Terbaik

Tips Google Terjemahan untuk Hasil Terjemahan Terbaik

Google Terjemahan atau Google Translate merupakan salah satu fitur yang ditawarkan oleh google untuk memudahkan kita dalam menerjemahkan suatu bahasa ke bahasa lainnya. Bagi kita tentu sudah tidak asing lagi dengan Google Terjemahan, aku sendiri pun sering kali menggunakannya. Namun yang jadi pertanyaan adalah seringkali kita tidak mendapatkan hasil terjemahan yang tidak maksimal dan ngawur, lalu bagaimana tips dan trik mendapatkan hasil terbaik?.

Tips Google Terjemahan

Google Translate, seperti halnya software penerjemah, selalu berusaha memberikan hasil terjemahan yang terbaik. Lihat saja, fitur-fitur baru Google Terjemahan tiap tahun selalu diperbaiki, baik fitur penunjang maupun hasil terjemahan. Namun demikian, Google Terjemahan masih tetaplah sebuah mesin yang tidak mungkin memberikan kepuasan maksimal kepada penggunanya. Oleh karena itu, kita sebagai pengguna jasa tersebut harus pandai-pandai mengatur susunan kata ke dalam kalimat.

Tips mendapatkan hasil terbaik Google Terjemahan berikut ini ditekankan pada struktur kalimat yang anda buat. Sebagai misal pada penerjemah dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris dan sebaliknya karena hal tersebut yang sering kita butuhkan. Selain itu juga, untuk bahasa lainnya aku kurang mahir, jadi langsung perhatikan beberapa contoh di bawah ini.

Terjemahan Google Translate

Pelajaran Penting !!!
  • Setiap kalimat harus terdiri dari minimal S+P (subjek dan kata kerja);
  • Gunakan bahasa baku EYD (Ejaan yang Disempurnakan);
  • Gunakan kalimat yang singkat dan tidak bertele-tela dan mudah dimengerti mesin google terjemahan;
  • Perhatikan dalam menempatkan dan menggunakan kata keterangan, kata penghubung dan kalimat pelengkap;
  • Susunlah frase yang tepat, harus jelas mana yang diterangkan dan mana yang menerangkan (DM).

Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris
Input: Aku takkan menyerah mencintaimu meski kau sudah menjadi miliknya
  • Struktur: Induk kalimat (S+P) + Anak kalimat (kata penghubung+S+P);
  • Kata tidak baku: takkan (tidak akan), meski (meskipun, walaupun), tapi tidak masalah karena google terjemahan sudah menambahkan kata-kata tersebut dalam perbendaharaan kata;
  • Ambigu: miliknya, -nya yang dimaksud menunjuk pada siapa;
  • Kesalahan fatal: ada dua kata kerja yang bersandingan menyerah mencintaimu, seharusnya ditambahan kata untuk;
  • Jangan lupa, setelah diterjemahkan, cek juga terjemahan sebaliknya.

Output: I will not give up love you even though you've been his
Perbaikan: Aku takkan menyerah untuk mencintaimu meski kau sudah menjadi pacarnya
Output: I will not give in to love you even if you're already a girlfriend (bisa diganti boyfriend, sesuai dengan jenis kelamin pacar anda)
Keterangan: Dalam bahasa inggris, ditekankan kesadaran, jadi kau sudah menjadi pacarnya sama dengan kamu sudah mempunyai pacar
Perbaikan II berdasarkan wawasan dan pengetahuan bahasa inggris: I will never give up loving you even though you've been his girlfriend

Pelajaran Penting Tambahan !!!
  • Jangan lupa beli kamus atu install kamus di komputer dan di handphone;
  • Anda harus dapat mengenali perbedaan kata dasar dengan kata yang sudah mendapat imbuhan;
  • Perhatikan juga perubahan kata kerja dalam tenses, serta penyempitan kalimat;
  • Dalam bahasa inggris pemilihan kata sangat diperhatikan karena mempengaruhi arti;
  • Struktur kalimat b.inggris sangat rumit, jadi anda harus belajar lebih lanjut.

Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia
Input: Most people have a harder time letting themselves love than finding someone to love them
Struktur: S+tobe (verb bentuk tobe)+Noun Clause, pada noun clause kata penghubungnya dihilangkan dengan menambahkan -ing pada verb let.
Output: Kebanyakan orang memiliki waktu yang sulit membiarkan diri mencintai daripada menemukan seseorang untuk mencintai mereka
Perbaikan: Kebanyakan orang menghabiskan waktunya untuk mencintai orang lain daripada menemukan orang lain yang mencintai mereka
Maksud yang tersirat: Kebanykan orang memilih untuk mencintai daripada dicintai

Tips dan trik yang aku bagikan untuk mendapatkan hasil terjemahan yang baik memang sangat sederhana, tapi pada intinya poin-poin tersebut merupakan hal utama yang harus diperhatikan. Oleh karena itu, mari belajar bahasa indonesia dan bahasa inggris dengan tekun, jangan sering bolos sekolah dan kuliah

Update Page View Hit Counter, Hitung Jumlah Pembaca Artikel

LEST UPDATE : 9 FEBRUARI 2011 Page View Post Counter


<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'> <div id='views-counter'>Dibaca : <script src='http://www.amitjain.co.in/pageview.php' type='text/javascript'/></div></b:if></h2> </b:if>


Simpan kode di atas tepat di bawah kode :
<h2 class='date-header'><span><data:post.dateHeader/></span>


sehingga hasilnya jadi seperti:
<h2 class='date-header'><span><data:post.dateHeader/></span>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'> <div id='views-counter'>Dibaca : <script src='http://www.amitjain.co.in/pageview.php' type='text/javascript'/></div></b:if></h2> </b:if>


Somoga Bermanfaat!


LAST UPDATE : 08-21-2010
Semua kode lama tidak berfungsi silahkan baca Artikel berikut untuk memperbarui Page Hits Counter anda. (All the old code does not work, please read the following articles to renew your Page Hits Counter.)
Website : http://www.putchoice.com/ 
Help : http://www.putchoice.com/
Apakah Page Hits Counter? Page Hits Counter adalah tool gratis dari kami untuk menghitung jumlah pembaca pada setiap artikel/halaman yang ditampilkan oleh web anda. Seperti contoh untuk menampilkan pesan "Artikel ini telah dibaca 230 kali" (What is Page Hits Counter? Page Hits Counter is our free tool to calculate the number of readers of each article/page displayed by your website. As an example to display the message "This article has been read 230 times").
Pernahkah anda berpikir halaman mana yang sering dikunjungi pembaca? Disinilah letak kelebihan Page Hits Counter kami dibandingkan dengan Stats Counter yang banyak beredar di internet (Have you ever thought which pages are frequently visited by the reader? This is where our strengths Page Hits Counter compare with the many out on internet).
Kenapa harus menggunakan fasilitas kami (Why should use our facilities)?
  1. Untuk menggunakan Page Hits Counter tanpa registrasi/pendaftaran (To use the Page Hits Counter without registration).
  2. Page Hits Counter menghitung perhalaman pada blog anda bukan secara global/Stats Counter (Page Hits Counter calculates each page on your blog rather than globally/Stats Counter).
  3. Page Hits Counter tidak menghitung jika anda login sebagai admin/pemilik website (Page Hits Counter does not count if you login as admin / owner of the website)
  4. New: Bagi situs yang telah verifikasi Page Hits Counter tidak akan menampilkan iklan yang memberatkan blog anda lagi. (For sites that have been Page Hits Counter verification will not show ads which incriminate your blog again).
  5. New: Anda bebas berkreasi seperti memberi warna tulisan, mengubah kalimat dan lain-lain (You are free to be creative as to color text, change the sentence, etc).
Cara Menggunakannya (How to Use It):
Blogspot :
  1. Add Gadget for Reciprocal for Verify
    Login ke blogspot, Klik "Rancangan" kemudian Klik "Element Laman" dan "Tambah Gadget" pilih "HTML/JavaScript"  masukan kode dibawah kemudian simpan (Login to the blogspot, click "Design" then click "Page Element" and "Add Gadget" select "HTML/JavaScript" paste the code and save).
    <img border="0" src="http://www.putchoice.com/picture.php?type=png" alt="Page Hits Counter"/></a>
  2. Add Edit HTML for Show
    Klik "Rancangan" kemudian Klik "Edit HTML". Dan beri centang Expand Template Widget. Sisipkan kode dibawah setelah <data:post.body/>.
    Login to the blogspot, click "Design" then click "Edit HTML". And check ExpandWidget Templates.
    Paste the code after <data:post.body/>.
    <b:if cond='data:blog.pageType == "item"'>
    <div id="hit-counter">
    <script src="http://www.putchoice.com/stats.php?p=stats" type="text/javascript"></script>
    </div>
    </b:if>
  3. Setelah kode dimasukan silahkan keluar dari login admin dan tutup halaman blog anda (After the code is input please exit and close the admin login page for your blog).
  4. Page Hits Counter akan muncul setelah di refresh 3 kali atau telah 3 kali dikunjungi (Page Hits Counter will appear after the refresh 3 times or it's has three times visited.).

Jangan memodifikasi Kode Verifikasi (Langkah pertama) ataupun membuangnya sewaktu-waktu, Logout/keluar sebagai admin blog dan refresh halaman sebanyak 3 kali. (Do not modify the Verification Code (first step) or throw it at any time, Logout / exit as the blog admin and refresh this page 3 times).

Sepuluh tips perawatan komputer

Computer Maintenance
Sepuluh tips perawatan yang dapat Anda gunakan sehari hari agar komputer selalu berjalan dengan baik.
  • Jangan mematikan komputer secara paksa dengan menekan tombol power, tunggulah sampai Windows benar-benar telah mati ter-shut down dengan sempurna.
Satu pengecualian adalah ketika komputer Anda crash dan terkunci (sering disebut juga dengan ‘hang’) dimana lampu indicator harddisk tidak berkedip yang menunjukkan bahwa harddisk sudah tidak bekerja. Dalam situasi ini, menekan tombol power off adalah satu-satunya cara. Cara seperti ini dapat mengakibatkan hilangnya data atau file Windows, lakukan cara ini bila benar-benar situasi harus membuat anda menekan tombol tersebut.
  • Gunakan UPS (uninteruptable power supply) untuk menjaga komputer dari crash selama listrik padam. UPS juga melindungi komputer dari turun naiknya tegangan. UPS yang dilengkapi dengan fitur “surge protector” akan melindungi komputer dari hampir semua jenis ganggunan pada tegangan listrik.
  • Backup, backup dan backup data. Gunakan dua drive yang terpisah secara fisik (bukan hanya berbeda partisi dalam drive fisik yang sama) seperti hard drive eksternal, Zip disk, CD-RW dll
  • Jalankan Scandisk dan Defragmentasi setidaknya sebulan sekali. Hal ini akan menjaga hard drive agar tetap baik dan mencegah crash.
  • Jangan cabut perangkat atau peripheral dari komputer ketika sedang menyala. Mencabut ketika komputer sedang menyala dapat mengakibatkan hubungan singkat pada soket konektor atau motherboard. Satu-satunya pengecualian adalah jika anda menggunakan peripheral “hot pluggable”
  • Sisakan setidaknya 300MB pada drive C: untuk digunakan oleh Windows. Jika menggunakan Windows XP atau Vista maka sediakan space kosong di drive C: sekitar 400-600 MB. Hapus program aplikasi yang tidak diperlukan dengan menggunakan ADD/Remove pada panel control Windows untuk mengurangi pemakaian space. Program aplikasi seperti CCleaner juga dapat dipakai untuk menghapus file temporary, registry yang tidak terpakai secara aman.
  • Periksa dan kurangi program aplikasi yang di load secara otomatis saat start-up Windows. Program aplikasi seperti ini menggunakan memory dan Windows Resources. Program seperti ini biasanya juga akan terlihat pada Windows System Tray (di bagian kiri bawah layar). Konfigurasikan agar program tidak dimuat dalam daftar start-up Windows, untuk program lain yang berjalan pada mode Background dapat dilihat dengan menekan tombol Ctrl + Alt + Delete secara bersamaan. Untuk me-non-aktifkan program tersebut Anda dapat menggunakan utility seperti SysInternals AutoRun.
  • Gunakan dan lakukan pemeriksaan komputer dengan program antivirus secara teratur. Perlindungan terbaik adalah pemantauan real-time dari program antivirus. Berikutnya adalah gunakan virus checker online seperti Housecall disediakan oleh Trend Micro.
  • Program firewall juga penting untuk membatasi akses dari dunia luar menuju ke sistem anda. Beberapa firewall juga dilengkapi dengan fitur alarm yang akan memberitahukan kepada anda bila ada aktivitas mencurigakan pada sistem yang Anda gunakan.
  • Ketika anda membeli peripheral atau perangkat lunak baru biasanya Anda juga mendapatkan CD berisi driver dan program aplikasi untuk menunjang dan dibutuhkan dalam penggunakan perangkat baru tersebut. Jika karena satu dan lain hal Anda harus menginstall ulang Windows, maka Anda akan membutuhkan driver dan aplikasi tadi. Oleh karena itu simpan baik-baik CD instalasi ditempat yang aman dan mudah diingat. Anda tidak akan pernah tau, kapan Anda akan membutuhkannya. Cara lain yang dapat digunakan adalah dengan menyatukan dan meng-copy semua file instalasi & driver kedalam media lain seperti USB Flash drive atau Harddisk external yang anda simpan secara khusus untuk keperluan instalasi ulang.

Cara Membuat Screen Saver Dengan Css.

Pada Tutorial Blog Sebelumnya Blog Sharing Ilmu PengetahuanSudah Menjelaskan Pada Sobat Semua Tentang Bagaimana Cara Membuat Link Bergoyang Di Blog Dengan Java Script. Tetapi Pada Tutorial Blog Kali Ini Blog Sharing Ilmu Pengetahuan Akan Menjelaskan Pada Sobat Semua Tentang Bagaimana Cara Membuat Screen Saver Dengan Css.Sudah Terasa Lama Blog Sharing Ilmu Pengetahuan Sudah Tidak Menjelaskan Lagi Tentang Blog ..Nah Kali Ini Saya Akan Posting Tentang Blog Lagi..Blog Ini Juga Pernah Posting Tentang Cara Membuat Screen Saver .Tetapi Itu Menggunakan Java Script..nah Kali Ini Membuatnya Dengan Css3. Nah Klo Mau Liat Demonya Sobat Bisa Liat Gambar Dibawah Ini..Nah Itu Adalah Screenshot Dari Screen Saver Dengan Css.

Jika Sobat Menginginkan Screen Saver Seperti Itu Silakan Sobat Ikuti Langkah-Langkah Berikut Ini :


  1. Login Ke Akun Blog Sobat
  2. Pada Dasbor Klik Rancangan--> Kemudian TAMBAH GADGETDan Pilih HTML Java/Script
  3. Pastekan Kode ini Tepat Didalamnya
<style type="text/css">body .saving{position: fixed;width: 100%;top: 0;left:0;height: 100%;opacity: 0.98;filter: alpha(opacity=98);-ms-filter:"progid:DXImageTransform.Microsoft.Alpha(Opacity=98)";background: #000;border-bottom: 3px solid transparent;z-index: 999999;-o-transition: all 3s ease-in-out 10s;-moz-transition: all 3s ease-in-out 10s;-webkit-transition: all 3s ease-in-out 10s;}body:hover .saving {opacity: 0.0;height:0.001%;filter: alpha(opacity=0);-ms-filter: "progid:DXImageTransform.Microsoft.Alpha(Opacity=0)";background: #0a7f01;border-bottom: 5px solid #333;-o-transition: opacity 2s ease-in-out 2.5s, background-color 3s linear 0.5s, height 1s ease-in 1.8s;-moz-transition: opacity 2s ease-in-out 2.5s, background 3s linear 0.5s, height 1s ease-in 1.8s;-webkit-transition: opacity 2s ease-in-out 2.5s, background 3s linear 0.5s, height 1s ease-in 1.8s;}body .saving p.esm1{margin: 0;padding: 0;width: 92%;background: transparent;font-size: 100px;font-family: "Serif", Times New Roman;color: #FF0000;text-shadow: 0 0 2px #ccc, 0 -5px 4px #ff3, 2px -6px 6px #fd3, -2px -8px 9px #f40,   2px -10px 10px #f10;position: relative;margin-top: 200px;line-height: 20px;font-weight: bold;text-align: center;border: 30px solid transparent;border-radius: 20px;-moz-border-radius: 20px;-webkit-border-radius: 20px;-o-transition: -o-transform 5s ease-out 8s, background-color 4s ease-out 12s;-moz-transition: -moz-transform 5s ease-out 8s, background 4s ease-out 12s;-webkit-transition: -webkit-transform 5s ease-out 8s, background 4s ease-out 12s;}body:hover .saving p.esm1{font-size: 10px;color: red;width: 25%;margin: 340px 0 0 300px;padding: 25px;background: #aaa;border: 20px solid #888;border-radius: 170px;-moz-border-radius: 170px;-webkit-border-radius: 170px;-o-transform:translate(600px,-500px) rotate(360deg) scale(0.2);-moz-transform:translate(600px,-500px) rotate(360deg) scale(0.2);-webkit-transform:translate(600px,-500px) rotate(360deg) scale(0.2);-o-transition: font 1.1s 0.1s, width 1.3s 0.4s, margin-left 0.8s 1.2s, -o-transform 1.2s linear 1.5s, background-color 0.6s ease-in 0.6s, margin-top 1.2s ease-in 0.5s, border 3s ease-in;-moz-transition: font 1.1s 0.1s, width 1.3s 0.4s, margin-left 0.8s 1.2s, -moz-transform 1.2s linear 1.5s, background 0.6s ease-in 0.6s, margin-top 1.2s ease-in 0.5s, border 3s ease-in;-webkit-transition: font 1.1s 0.1s, width 1.7s 0s, margin-left 0.8s 1.2s, -webkit-transform 1.2s linear 1.5s, background 0.6s ease-in 0.6s, margin-top 1s ease-in 0.5s, border 3s ease-in, -webkit-border-radius 3s ease-in;}.saving p span.esm2{font-size: 18px;opacity: 0.5;filter: alpha(opacity=50);-ms-filter:"progid:DXImageTransform.Microsoft.Alpha(Opacity=50)";display: block;text-align: center;width: 300px;margin: -10px auto; font-weight: normal;padding: 2px 8px;background: #000;border: 1px solid #333;border-radius: 0;-moz-border-radius: 0;-webkit-border-radius: 0;color: #0000FF;text-shadow: none;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;-o-transition: 1s ease-out;-moz-transition: 1s ease-out;-webkit-transition: 1s ease-out;}.saving:hover p span.esm2{font-size: 10px;width: 200px;padding: 0;}.saving p span.esm3{color: #ccc;font-family: "Tahoma", Arial, Helvetica;display: block;margin:10px auto;background: url http://i964.photobucket.com/albums/ae124...) left center repeat-x;background: -moz-linear-gradient(top,#666,#111);background: -webkit-gradient(linear,0% top,0% bottom,from(#111),to(#666));opacity: 0.6;filter: alpha(opacity=60);-ms-filter:"progid:DXImageTransform.Microsoft.Alpha(Opacity=60)";width: 250px;text-shadow: 1px 1px 1px #000;border: 1px solid #333;border-radius: 4px;padding:2px 10px;-moz-border-radius: 4px;-webkit-border-radius: 4px;font-size: 12px;font-weight: normal;line-height: 16px;}.saving .by_Tejahtc {margin-left: 30px;text-align: center;color: #015828;font-size: 12px;font-weight: normal;position: absolute;bottom: 30px;width: 100%;height: 20px;left: 0;}.saving .by_Tejahtc span.esm4 {color: #aaa;font-style:italic;font-size:14px;font-weight:bold;text-transform:uppercase;}#recpost {width:210px;overflow: hidden;height: 327px;float: right;margin-top: 10px;padding: 4px 2px;background: transparent;border: 1px solid transparent;border-radius: 10px;-moz-border-radius: 10px;-webkit-border-radius: 10px;-o-transition: all 1.5s ease-out;-moz-transition: all 1.5s ease-out;-webkit-transition: all 1.5s ease-out;}</style>

<div class='saving'>
<p class='esm1'>" Sahabat Blogger 97 "<br/>
<span class='esm2'>Energy Saving Mode using CSS3</span><br/><br/>
<span class='esm3'>Move your mouse to go back to the page!<br/>Gerakkan mouse anda dan silahkan nikmati kembali posting kami!</span></p>
<div class='by_Tejahtc'>Original design by: <span class='esm4'> http://yunazazizpratama.blogspot.com/</span> - Oktober 2010</div>
</div>

   4. Ubah Kata Nama " Sahabat Blogger 97 " Dengan Nama Sobat. Ubah kata http://yunazazizpratama.blogspot.com/ Dengan nama sobat
   5. Dan Yg Terkahir Simpan

Haunt: The Real Slender Game 2012

Haunt: The Real Slender Game 2012
Rapidshare | Sharebeast | BillionUploads | Zippyshare

FREE Download PC Game Haunt:The Real Slender Game Full Version - a new, very high-quality interpretation of thehistory of Slendere lifting the indie horror genre to a new level! Youwill receive a brand new story Slendere, mysterious Green Park, anabandoned power plant, and the most terrible experience!

Features
  • Vast area with 8 different locations to explore (without podzagruzok!)
  • Thestory that will change the game world and the mood (the more you learnabout the past, Green Parks, those darker and more dangerous becomes agame)
  • The diary, which replaces the interface
  • Ons that can openpassing game to the end, or finding the Picture the Past in the GreenParks (additional filters screen, camera interface, lamp oil instead of aflashlight)
  • Slender built quite differently. Now, he did not justappear in front of you, and moves depending on your actions (it willbecome aggressive if you do something wrong)

Screenshot

System requirements:
  • Windows XP SP2/Vista/7
  • Intel Core 2 Duo 2200 MHz (or equivalent AMD)
  • 2 Gb RAM
  • GeForce 6600 + or higher 128 MB of video memory
  • ATI Radeon 9600 + or higher 128 MB of video memory

Link download
Mirror via Rapidshare
Mirror via Sharebeast
Mirror via Zippyshare
Mirror via BillionUploads

Installasi
1. Unrar
2. Run Haunt.exe
3. Enjoy

Info
1. Links download Interchangeable
2. Total parts: 6 / 100 MB
3. Total file   : 592.19 MB

Diperkosa Atasan



Usia saya saat saya ceritakan pengalaman ini baru berumur 24 tahun. Saya lulusan terbaik di salah satu universitas swasta di kota J. Saya mengambil jurusan fakultas hukum, dan sekarang saya bekerja di PT. "X" yang bergerak dalam bidang eksport-import. Saya menjabat sebagai kepala Personalia dan HRD. Memang wajah saya terbilang ganteng dan tubuh saya termasuk dalam katagori bagus. Di perusahaan di mana saya bekerja mayoritas wanita, pemilik perusahaan in adalah wanita keturunan Japang (Jawa dengan Jepang), karena kepandaian saya dan kepintaran saya maka saya menjadi tangan kanannya walaupun ia sudah mempunyai sekretaris yang cantik, lulusan salah satu akademi sekretaris di kota J. Saya menjabat sebagai Kepala Personalia dan HRD serta sebagai tangan kanan Big Boss. Ada enaknya dan ada juga tidak enaknya. Pengalaman yang ingin saya ceritakan ini terjadi pada tanggal 26 Agustus 2000, di mana saat itu saya memberikan perintah kepada bawahan saya untuk mentransfer gaji karyawan. Saya tidak habis pikir, gaji saya tidak masuk dalam daftar transfer. Lalu saya tanya kepada bawahaanku "Ke, Ike�kenapa nama saya tidak ada dalam daftar." "Kamu kan tahu, saya ini atasan kamu," tanya saya dengan nada meninggi. "Maaf Pak, gaji Pak Tony ditahan sama Ibu Valerie (atasanku)," jawab Ike. "Ya, sudah sana cepat transfer, nanti terlambat," saya memberikan perintah kepadanya. Aku tidak habis pikir ada apa Ibu Valerie ini menahan gaji saya, apa saya korupsi sehingga gaji saya tidak sesuai dengan hitungannya, atau saya ada kesalahan terhadapnya. Pertanyaan itu yang terus berputar dalam otak saya. Tiga jam sebelum pulang kantor, saya memberanikan diri untuk mememuinya. Tampak Bu Valerie dengan usia 37 tahun masih terlihat kecantikan yang tersimpan hingga kini. "Sore, Bu," saya memulai pembicaraan. "Oh, kamu Tony, Silakan duduk dahulu," ucap bos saya. "I..ya, Bu," tergagap-gagap saya menjawabnya. "Tunggu sebentar, yah, Saya mau membereskan urusan ini dahulu," kata bos saya. Saya duduk dengan manis, tiba-tiba saya menatap belahan dadanya yang tidak terkancing dengan baik. Ternyata bos saya mempunyai payudara yang masih seperti anak umur belasan tahun. Padahal setahu saya bos saya itu mempunyai seorang anak perempuan yang bernama Lady, yang sekarang sudah duduk di SMU. Mata saya terpaku pada belahan dada bos saya sehingga tanpa saya sadari batang kemaluan saya telah menegang. Tiba-tiba bos saya berkata dengan nada yang tinggi. "Pak Tony, kalau kamu ingin gaji kamu bulan ini, tolong kamu ke rumah saya malam ini," kata bos saya dengan nada tinggi. "Pokoknya saya tidak mau tahu, Pak Tony harus ada di rumah saya jam 8 malam ini," perintah bos saya dengan tegas. "I�ya, Bu Valerie," jawab saya terbata-bata. Sekarang jam 6 sore, saya telah sampai di kontrakan, tetapi saya masih bertanya-tanya dalam hati. "Ada apa diantara saya dengan bos saya". Sambil menunggu waktu untuk berangkat saya meminum secangkir kopi hangat yang dibuatkan oleh pembantu. "Pak, saya pulang dulu," pinta pembantu saya. "Oh, iya.. iya," jawab saya sedikit kaget. Karena pikiran saya tertuju pada bos saya. Setelah pembantu saya pulang, saya berangkat ke tempat kediaman bos saya. Tempat kediaman bos saya termasuk dalam wilayah elit. "Kring��.kring��.kring," bunyi bell pagar, yang saya pencet. "Kring..., kring... kring," untuk kedua kalinya saya pencet bell. "Siapa?" Tanya wanita muda, yang wajahnya mirip sekali dengan bos saya. "Saya, Pak Tony, pegawai Bu Valerie," jawab saya sambil menutupi kekagumanku terhadap wajahnya. "Oh... ibu ada di dalam, lagi menunggu bapak," jawab wanita tersebut. "silakan masuk, pak," kata wanita tersebut. "Terima kasih, Dik," jawab saya. "Ngomong-ngomong, adik ini siapa?" Tanya saya. "Oh�saya adalah anak Bu Valerie," jawabnya. "Oh�Lady, yang waktu itu ikut ke kantor dengan Ibu," jawab saya. "Iya..iya," jawabnya. "Kamu sudah besar yah," kata saya. "Iya..iya," jawabnya. Setibanya di dalam rumah saya diminta langsung menunggu di ruang kerjanya Bu Valerie. Sambil menunggu saya melihat-lihat seluruh ruang kerja bos saya. Di sana terpampang foto keluarga dan foto bos saya. Terlihat cantik sekali bos saya di foto. "Mau minum apa, Ton?" Tanya bos saya tiba-tiba. "A..pa sa..ja Bu," jawab saya tergagap-gagap karena kaget. "Begini Ton, Ibu meminta kamu ke sini untuk mengerjakan suatu kerjaan," bos saya menjelaskan kepada saya. "Kerjaan apa itu bu?" Tanya saya. "Kamu harus mau untuk..." Jawab bos saya dengan tidak menyelesaikannya. "Untuk apa bu?" Tanya saya lagi. "Kamu harus mau untuk melayani saya," jawabnya dengan sedikit mendesah. "Saya tidak mau...tidak mau," jawab saya. "Kalau kamu tidak mau juga tidak apa-apa, tapi kamu harus mau memikul akibatnya," ancam bos saya. "Apa akibatnya?" Tanya saya. "Kamu dapat saya pecat atau..." Tanpa diberikan waktu untuk berpikir, bos saya menarik gaun malamnya hingga robek dan berkata, "Tolong-tolong, saya mau diperkosa...tolong-tolong, saya mau diperkosa," teriaknya. Tanpa pikir panjang lagi aku berkata "Oke...oke, saya mau, tetapi dengan satu syarat," kataku. "Apa syaratmu?" Tanya bos saya. "Tolong, aku dikawinkan dengan anakmu," jelas saya. "Tidak��tidak bisa," jawabnya. "Kalau tidak bisa, yah nggak apa-apa, saya tahu ibu mau mengelabui saya, ruangan ini kedap suara." Jelas saya. "Walaupun ibu teriak-teriak tidak akan ada yang dengar, bukan begitu bu?" "Ya�.ya kamu benar, tapi syaratmu itu terlalu besar," sejenak ia berpikir. "Oke�oke saya setuju dengan syaratmu, tapi saya mempunyai syarat lagi," katanya. "Apa syaratnya?" Tanya saya. "Kamu harus mau melakukan apa saja dalam berhubungan seks dengan saya," pinta bos saya. "Apa saja?" tanyaku keheranan. "Ya�..ya, apa saja," jawab bos saya. Sejenak saya berpikir "Oke �.oke, sebelumnya mana gaji saya dan mana bukti Ibu menyerahkan anak Ibu?" "Oke�..oke, ini gajimu dan anak saya nanti saya serahkan kepadamu, setelah kita bermain seks." Jawabnya. "Oke�oke, silakan ibu memakai saya." Jawab saya. Tanpa diminta untuk kedua kalinya bos saya langsung membawa saya ke kamar yang khusus. Kamar tersebut beraroma khusus, sehingga menimbulkan gairah seks bagi siapa saja yang ke kamar tersebut. Saya diminta tidur dalam posisi kaki terbuka dan tangan merentang ke samping. Saya ditelanjangi dengan cepat oleh bos saya. Lalu kaki saya diikat dengan tempat tidur dan tangan sayapun diikat juga. "Bu��bu, mau diapain saya��?" "Jangan ribut! Kamu sudah setuju dengan syarat-syaratnya, kan?" Setelah berkata itu, bos saya mengulum batang kemaluan saya dengan kasarnya. "Oww.., owww..., sak.. kit, Bu," tampaknya Bos saya tidak peduli lagi. Batang kemaluan saya digesek-gesek ke giginya hingga saya merasakan perihnya. "Bu... bu... per.. rih... oww... oww... pel.. lan.. pel.. an, Bu,". Tiba-tiba tangan bos saya menutup mulut saya dengan saputangannya. "Ohm... ohm... ohm��." saya menggeliat kesana-kemari. Tampaknya bos saya itu mengalami kelainan seksual sehingga saya disiksa begini. Batang kemaluan sayapun tidak dapat berdiri dengan gagah. Bos saya membiarkannya batang kemaluan saya berada dalam mulutnya. Tiba-tiba mulut saya disumpal dengan batang kemaluan dari karet sintetis. "Mhm... mhm... mhm," dan bos saya pun mulai menjilati batang kemaluan dari karet sintetis itu, sementara batang kemaluan saya digosok-gosokan ke lubang kemaluannya sehingga batang kemaluan sayapun mulai berdiri tegak. "Owhm.. owhm... owhm," bos saya mengulum batang kemaluan dari karet sintetis yang berdiri tegak di mulut saya. Posisi tubuh berputar dan wajah bos saya di depan wajah saya, lalu mencabut batang kemaluan dari karet sintetis itu dalam mulut saya dan mulut saya lalu diciumi bertubi-tubi. Sementara tangannya memegang batang kemaluan dari karet sintetis itu ke arah pantat saya, terasa ada sesuatu yang mau masuk ke dalam anus saya. Saya menggeliat sebisa-bisanya, tetapi saya tidak dapat melepaskan siksaan ini. Akhirnya batang kemaluan dari karet sintetis itu masuk sedikit ke dalam anus saya. "Oww��oww��mh�..mh�..mh," saya kesakitan sambil meronta. Setelah batang kemaluan dari karet sintetis itu masuk tiga perempat ke dalam anus saya, bos saya ganti posisi, ingin mempertemukan lubang kemaluan dan lubang anusnya dengan batang kemaluan saya dan batang kemaluan dari karet sintetis itu. Sementara saya mengeluarkan air mata, saya merasakan adanya sedikit nafsu dalam diri saya dan perihnya anus saya ditembus oleh batang kemaluan dari karet sintetis bos saya dan mulut saya disumpal lagi oleh saputangannya. Batang kemaluan saya tidak berdiri penuh lagi maka dengan kedua tangan bos saya, mengocok batang kemaluan saya dan memberikan sedikit ludah dari mulutnya ke pangkal serta kepala batang kemaluan saya. Saya merasakan batang kemaluan sayapun lama-lama tegang lagi dan selanjutnya bos saya mencoba memasukkan batang kemaluan saya ke dalam lubang kemaluannya. "Slep�..slep�.slep," setelah didorong tiga kali batang kemaluan sayapun masuk seperempat ke lubang kemaluannya, tiba-tiba batang kemaluan dari karet sintetis yang ada di dalam anus saya dibengkokkan sedikit untuk mengarah ke anus bos saya. Bos saya mencoba untuk memasukannya dan berhasil memasukan setengah batang kemaluan dari karet sintetis ke dalam anusnya. "Owhm..., owhm..., owhm..., owhm," bos saya mulai menggoyangkan pinggulnya, sementara aku masih merasakan perih di sekitar anus dan batang kemaluan saya yang terbenam dalam lubang kemaluannya. "Oehm... oehm... oehm..." saya merasakan desakan nafsu lebih besar dari pada rasa perih saya di anus. Saya goyangkan pinggangku ke kanan dan ke kiri, "Oww... ow... ow... ter..us, ter..us... Ton..ny, ter..us.. ach... ach... ach," reaksi yang sangat gila dari bos saya. Ia menekan setelah ia menaikkan sedikit pinggulnya. "Ach... ach... ach... Ton... Say... say..a tid..dak.. ku..at la..gi," bersamaan dengan itu saya merasakan sperma saya muncrat di dalam lubang kemaluan bos saya, "Ow... owh.. owhm... say..ya kel..lua..rrrr... bu," "Tidak apa-apa Ton." Setelah bos saya sampai puncak, kain yang menyumpal mulut saya dibuka. Tubuh lemas bos saya terkulai di samping saya. "Bu... tolong-tolong, sakit sekali anus saya, bu," dan bos saya membuka ikatan saya. Sayapun tidak dapat bergerak karena anus saya perih dan sakit. "Ow.. Tony sayang kasihan kamu," bos saya berkata sambil menjilati batang kemaluan saya dan anus saya dengan lidahnya. Rasa perih dan sakit lama-lama hilang, dan saya memberanikan diri untuk duduk di kasurnya tetapi masih ada sedikit rasa yang mengganjal di anus saya. Sementara bos saya tergolek di tempat tidur kehabisan tenaga. "Ton.. besok senin.. kamu saya kasih cuti satu hari, dan saya kasih kunci rumah ini, biar kamu mengambil syaratmu, karena anakku pulangnya jam 12 siang, mainlah sepuasmu yah," kata bos saya. "Itu ambil kuncinya di meja kerja, tapi satu saja yah." Sayapun mengambil kunci rumah tersebut dan saya simpan, saya berpikir besok hari minggu dan hari senin masih lusa. Saya ingin memberikan kejutan seperti ini pada bos saya, tetapi saya yang memulai. Saya pulang dengan uang gaji, kunci dan rasa perih di anus saya, sayapun berjalan seperti orang yang baru disunat. Sampai di rumah saya merebahkan diri dan tertidur sampai pulas. Keesokan harinya saya bangun pagi-pagi dan saya masih merasakan sedikit perih di dalam anus saya bila saya buang hajat. Saya mandi dan siap-siap untuk membuat kejutan di rumah bos saya. Di perjalanan saya melihat terong unggu yang bentuknya lurus tidak bengkok-bengkok dan bulatnya rapi. Saya beli dua terong itu seharga Rp. 500,- dan saya sampai ke rumah bos saya. Dengan diam-diam saya masuk ke rumah bos saya karena saya diberi kunci luar dan kunci dalam. Saya berjalan perlahan-lahan menuju kamar bos saya. Setibanya di depan kamar saya coba untuk membuka, dan memang tidak dikunci. Saya masuk perlahan-lahan dengan detak jantung yang semakin cepat. Saya melihat bos saya tidur dengan gaun malam dan tampak sekali belahan lubang kemaluannya karena pakaiannya tersingkap oleh tangannya sendiri. Saya diam-diam dan hati-hati, karena anus saya masih perih-perih sedikit. Saya tarik sedikit celana dalamnya dan saya ambil gunting yang ada di meja. Saya tarik sedikit dan saya gunting celana dalamnya. Saya tarik perlahan-lahan dan saya buang CD-nya ke tempat sampah yang ada di kamar bos saya. Saya ikat kedua-tangan bos saya ke tempat tidur dan saya mulai memasukan terong tersebut ke anus bos saya tanpa diolesi lotion dan terong itu susah sekali masuk ke dalam anus bos saya, lalu saya ludahi terong itu dan perlahan-lahan mulai masuk sedikit demi sedikit dan bos saya bangun dari tidurnya membalikan tubuhnya. "Sh...sh, Ton apa yang kau lakukan?" sambil bergerak dan terong itu tertindih oleh pantat bos saya. "Saya mau membalas perlakuan boss." Maka tanpa diberi aba-aba lagi saya tekan terong yang masuk ke dalam anus bos saya dan terong yang kedua saya masukkan ke dalam lubang kemaluannya. Setelah kedua terong itu masuk ke sasaran masing-masing saya membenarkan ikatan-katan. "Ugh... ugh... ugh..." Hanya terdengar dari mulutnya yang saya ikat dengan serbet dapur dan terlihat matanya mengeluarkan air mata. Saya tinggalkan bos saya dan saya menuju ke kamar Lady. Di dalam kamar Lady yang tidak terkunci saya perlahan-lahan masuk. Setibanya di dalam saya lihat Lady yang begitu cantik, kulitnya putih dan menggunakan baju tidur dengan kain yang sangat tipis. Perlahan-lahan saya singkapkan baju tidurnya, dan jantung saya mulai berdetak cepat sekali. Dalam pikiran saya, saya akan mendapatkan keperawanan perempuan secantik dan seanggun Diana Pungky. Perlahan-lahan saya tarik CD-nya sehingga pas untuk gunting merobek CD-nya. Saya melihat belahan kemaluan yang sangat terawat serta bulu-bulu yang terawat, perlahan-lahan saya dekati hidung saya ke arah kemaluannya yang terhimpit oleh kedua pahanya. Saya menghirup bau harum dari kemaluannya, saya beranikan tangan saya mengelus bukit yang berada di hadapan saya. Lalu karena kemaluan saya sudah tegang, saya buka celana dan CD saya sehingga kemaluan saya seperti pisau tegak lurus ke depan. Saya mencoba untuk bermain belakang, tidak masuk-masuk lalu saya meludah ke tangan dan saya olesi perlahan-lahan bukit kemaluannya dengan ludah. Sekali dua kali tidak berhasil dan Lady merubah posisi tidurnya dengan telungkup dan memeluk guling sehingga kemaluannya terlihat merekah dihiasi dengan lambaian-lambaian rambut yang rapi. Untuk ketiga kalinya saya mencoba, dan saya berhasil memasukkan kepala kemaluan saya ke dalam liang lubang kemaluannya. "Siapa sih yang mainin memek lady," ujarnya sambil dengan tidak bergeming. "Uhg... uhg... st... sts... sakit... sakits..sakits." Seraya kemaluan saya masuk seluruhnya dan Lady terdorong dalam posisi tengkurap dan kemaluan saya masuk seluruhnya ke dalam lubang kemaluannya. "Aduh... aduh... mama... sts.. sakits... sakits." Memang kepala lady saya pegang agar tidak melihat siapa yang berbuat. Setelah lima menit saya genjot, Lady mulai melemas dan saya melihat adanya cairan putih bercampur dengan darah keluar dari dalam liang lubang kemaluannya. Inilah pembalasan yang setimpal dari saya atas pemerkosaan yang dilakukan oleh ibumu dalam hati saya. Setelah sepuluh menit saya merasakan ada sesuatu yang akan keluar dari kemaluan saya dan saya tekan kuat sekali. "Sts... sts... Lad..dy, saya ak..akan menjaa..di suami mu..u!" Setelah berkata itu maka, "Crots... crots... crots," sperma saya menghujani liang kemaluannya sehingga terlihat banjir. Setelah bermain dengan Lady, terlihat Lady lemas dan lunglai, maka saya diamkan saja posisinya dan saya keluar kamar melihat ibunya alias bos saya. Lalu saya buka sumpalan mulutnya, "Hsm... hsm... Toon, sasssya min..ta maa..af att..as per..buat..tan say..ya, kemarinnn. Say..ya mer..rasakan skits..nya." "Saya juga meminta maaf bu, tapi sebelumnya tolong ibu tandatangani surat perjanjian ini yang telah disetujui bersama." "O... boll..eh sin..ni." Bos saya beranjak dari ranjangnya dengan hati-hati karena masih merasakan perih di anus dan di liang kemaluannya. Tanpa disadari bahwa perjanjian itu telah saya ganti isinya, bahwa semua kekayaan bos saya akan beralih kepada saya setelah ia menjadi istri pertama saya dan lady menjadi istri kedua saya. Sekali mendayung dua tiga pulau kulampaui, tidak ada masalah ibunya janda, yang penting anaknya dan hartanya. Setelah peristiwa itu berlalu satu bulan, saya memberikan copy dari perjanjian itu dan saya mendapat kabar bahwa Lady tidak melaporkan kepada siapa saja bahwa ia telah diperkosa. "Ton... ton, dipanggil boss tuh," ujar skretaris bos saya. "Siang bu." "silakan duduk Ton." "Ton, kok perjanjiannya seperti ini?" "Beda dengan yang Ibu maksud?" "Ah, ibu lupa kali" "Berarti kamu punya istri dua orang, saya dan anak saya? Iya Ton?" "Benar bu." "Saya tidak mau." "Ibu tidak mau, maka saya akan katakan bahwa Lady telah diperkosa oleh preman" "Ti..dak." "Yah kalo ibu tidak mau saya beberkan kelakuan ibu dengan saya di kantor polisi." "Kamu ancam saya? Ok kalo begitu, saya istri di bawah tangan dan anak saya istri yang sah." "Hari ini kita menikah di bawah tangan dan kamu tidak boleh serumah dengan saya sampai kamu menikah dengan anak saya." Begitulah ceritanya pengalaman saya, dan sampai saat ini saya telah mempunyai 2 orang anak berumur 3 tahun dan 8 bulan dari Lady dan dari bos saya saya mempunyai anak berumur 5 tahun. 

Cewek Kostku Tersayang



Namaku adalah Iyo, usiaku 24 tahun, aku tinggal sendiri di sebuah rumah yang cukup besar untuk aku tempati sendiri karena itu rumahku kujadikan tempat kost cewek. Apalagi rumahku letaknya berdekatan dengan universitasku. Aku menyeleksi semua cewek yang ingin kost di rumahku, mereka harus cantik, seksi dan gaul apalagi kalau wajahnya terlihat nakal, pasti langsung aku terima tinggal disini. Karena itu semua kamar terisi dengan cewek-cewek cantik. Itulah awal percintaanku dengan salah satu cewek kostku. Yang aku incar adalah Nuke karena dia sangat cantik dan bodynya sangat seksi, wajahnya sangat sensual menurutku, aku jatuh hati saat pertama melihatnya karena itu aku melakukan segala macam cara agar bisa memilikinya, mengantar dia kuliah pakai mobil, membantu menyelesaikan tugas, ajak dia jalan, nonton, shopping, pokoknya kumanjakan dia. Akhirnya usahaku tak sia-sia, Nuke mulai jatuh hati padaku. Hal itu terjadi saat kami berdua pulang dari menonton bioskop. Tingkah laku Nuke terlihat lain, biasanya dia suka bercanda sampai tertawa ngakak, malam itu di dalam mobil dia tampak pendiam dan sering menatap wajahku lalu tersenyum manis, sebenarnya aku tahu isi hatinya tapi aku pura-pura tidak tau. "Kamu kenapa Say..? Sakit ya?", tanyaku sok perhatian. "Oh.. Nggak kok Yang.. Nuke jadi suka aja ngelihat Yayang..", jawabnya polos. Kemudian kami tersenyum dan terdiam lagi sampai di rumah. Pada waktu jalan dia menggandeng tanganku lembut sampai di kamarnya. "Udah ya Say, sekarang tidur ya?", kataku sambil beranjak pergi menuju kamarku. "Yang.. Kenapa ya Nuke kok jadi sayang sama Yayang.." ucapnya sambil memegang tanganku, matanya menatapku penuh harap. "Ah.. Ngaco kamu, udah tidur sana!", jawabku sok cuek sambil berlalu. "Yang..! Temani Nuke bentar ya..?", pintanya, aku hanya tersenyum lalu dia menggandengku masuk kamarnya. Setelah kamarnya kukunci, Nuke langsung memelukku. "Nuke cinta Yayang..", katanya sambil mencium bibirku lembut. Inilah yang kutunggu, aku membalas pelukannya sambil mencium bibir sensualnya. Lama kelamaan ciuman kami semakin panas, lidah kami saling beradu penuh gairah, tanganku sudah tak tahan ingin meremas buah dadanya yang montok dan kencang itu. Kusandarkan dia di balik pintu, lalu aku memasukkan tanganku ke dalam bajunya, buah dadanya terasa empuk dan lembut saat kuremas meski putingnya sudah mengeras. Nuke tampak sangat menikmati permainan ini, matanya terpejam sambil sekali-kali mendesah nikmat. Ciumanku mulai turun ke leher jenjangnya, lidahku menyapu tiap jengkal lehernya, tampaknya dia sudah tak tahan lagi saat puting susunya kujilati sambil kugigit lembut, lalu roknya mulai kulepaskan perlahan, tanganku kini mulai meraba-raba gumpalan bulu halus tempiknya sambil terus menjilati susunya, jemariku terasa basah saat kugesek-gesekkan di luar tempiknya, lalu aku jongkok, salah satu kakinya kuangkat dan kusandarkan di bahuku agar aku lebih leluasa menciumi tempiknya, lidahku menyapu klitorisnya sambil sekali-kali kusedot gelambir tempiknya, kakinya terasa bergetar menahan geli nikmat rangsanganku. Cukup lama kurangsang tempiknya dengan mulut dan lidahku, sampai akhirnya tubuhnya bergetar hebat. "Oh.. Yayang.. Nuke hampir.." bibirnya makin mendesah nggak karuan dan tangannya makin menenggelamkan mukaku ke tempiknya. Lalu terasa banyak cairan kental yang hangat mengalir dan membasahi mulutku, cukup banyak yang tertelan di mulutku. Tampaknya dia mengalami orgasme hebat. Lalu aku berdiri sambil mengusap mulutku yang basah, Nuke menatapku sambil tersenyum nakal, tangannya melingkar manja di pinggangku, aku makin nafsu melihatnya lalu kugendong dia ke ranjangnya dan kurebahkan tubuhnya. Kulebarkan kedua kakinya lalu aku menindih tubuhnya, Nuke terlihat pasrah hingga membuatku makin bernafsu. Lalu sambil berciuman, kugoyang-goyangkan kontolku sambil kugesek-gesekkan di bibir tempiknya. Batang kontolku terasa basah dan geli, lalu kuarahkan kontolku ke lubang tempiknya, kusodok pelan-pelan. Terasa sulit untuk memasukinya karena lubangnya sangat sempit, aku terus menggoyang-goyangkan pantatku, terasa nikmat saat helm kontolku masuk ke dalamnya. "Achh.. Yayang, pelan-pelan.. Sakit yang.." Nuke menjerit tertahan menahan sakit saat kosodok-sodokkan kontolku lebih keras. Aku memperlambat gerakanku, akhirnya kontolku masuk ke dalam tempiknya sedikit demi sedikit. "Uhh.. Achh.." desahnya saat seluruh batang kontolku tenggelam, serasa seperti dipijat-pijat dan tersedot masuk ke dalam tempiknya. Aku makin bernafsu melihat raut wajahnya yang mempesona, keringatku menetes membasahi tubuhnya, makin lama makin cepat sodokan kontolku di dalam tempiknya, suara desahan kami makin keras di kamarnya, tak peduli ada yang mendengar. Kutindih dan kupeluk Nuke sambil kujilati telinganya. "Oh Yayang.. Nuke mau lagi.. Ahh..", rintihnya. "Aku juga Say..", balasku. Saat spermaku terasa menjalar di dalam urat kontolku, gerakanku semakin cepat, akhirnya kami berdua mengalami orgasme bersamaan, spermaku muncrat memenuhi tempiknya, pelukanku makin erat, gerakanku makin melambat, tapi tangan Nuke terus mendorong pantatku agar aku terus bergerak.. "Terus.. Nuke hampir.." Lalu saat sodokanku kembali kupercepat, Nuke semakin keras meremas pantatku, pahanya makin erat menjepit pinggangku. "Achh.. Achh..", desahnya saat dia mengalami orgasme kedua kalinya, terasa banyak cairan hangat membasahi kontolku, lalu gerakanku berhenti. Kupeluk terus dia sambil mencium keningnya, kontolku masih tertanam di tempiknya sampai mengecil dengan sendirinya. Kemudian kulepas perlahan, terasa geli sekali dan kulihat ranjangnya telah basah oleh cairan kami berdua. Dan terlihat ada noda merah darah di ranjang itu, kutatap wajahnya, tak ada raut penyesalan di sana. "Nuke udah nggak perawan lagi Yang.. Jangan tinggalin Nuke ya..", pintanya padaku. "Nggak mungkin aku tinggalin kamu Say, aku cinta kau..", batinku. Lalu kami berdua tidur sambil berpelukan, aku bermimpi indah sampai pagi tiba.. Tak terasa matahari sudah terbit, hari sudah mulai siang, dan kulihat Nuke masih tidur pulas di sampingku sambil memelukku. Wajahnya tampak mempesona dan cantik sekali pagi itu. Aku sangat beruntung bisa memilikinya. Lalu kukecup lembut keningnya. Aku tak mau membangunkannya, jadi kutunggu saja sampai dia terbangun. Akhirnya tidak berapa lama Nuke terbangun dan menggeliat, kemudian dia menatapku. "Met pagi Say..", katanya manja sambil menciumku. "Ihh bauu.. Sana mandi dulu..", jawabku bercanda. "Gak mau kalau nggak Yayang mandiin", balasnya genit. Lalu kugendong dia ke kamar mandi di dalam kamarnya. Lalu kami berdua mandi bersama. Saat kusiram tubuhnya dengan air dingin, Nuke tampak menggigil dan memelukku lagi. "Yayang.. Dingin nih.. Ntar aja mandinya ya..", pintanya manja. Lalu dia mulai merangsangku lagi, puting susuku dijilati dan tangannya mulai nakal meremas kontolku yang masih tidur. Lidahnya berputar-putar mengelilingi puting susuku, rasanya benar-benar nikmat sekali. Makin lama kontolku mulai tegak lagi karena tak tahan menahan rangsangannya. Ketika tanganku ingin meremas buah dadanya, Nuke langsung menepisnya.. "Nggak boleh.. Aku mau puasin Yayang dulu..". katanya. Lalu ciumannya perlahan mulai turun ke perut dan pinggangku, benar-benar geli dan nikmat sekali. Aku cuma bersandar di dinding menikmati rangsangannya. Lama kelamaan bibirnya mulai turun kearah kontolku, perlahan dijilatinya mulai pangkal sampai helmnya. Aku benar-benar dimanja oleh sentuhannya yang begitu lembut. Sekali-kali matanya menatapku nakal, aku benar-benar tak tahan dibuatnya. Kontolku terus dikulum sambil dikocok perlahan. "Ahh udah say.. Sini gantian..", bisikku lirih. Lalu kubalikkan badannya membelakangiku dan aku jongkok di belakangnya, langsung saja kujilati vaginanya, baunya begitu harum khas wanita, kujilati perlahan sambil sesekali lidahku masuk ke dalamnya. Nuke mulai mendesah.. "Oh.. Yayang..", aku semakin bersemangat merangsang klitorisnya, tanganku juga meremas pantatnya yang membulat bersih. Lalu jilatanku mulai naik ke lubang pantatnya.. "Ihh geli Yang..", desahnya sambil tertawa kecil, jemariku kini mulai kumasukkan ke dalam vaginanya dan kuputar perlahan sehingga menimbulkan sensasi pada tubuhnya. Getaran kakinya mulai terasa dan desahnya mulai tidak karuan. "Oohh.. Achh", lalu aku berdiri dan kontolku kini mulai kugesek-gesekkan di bibir vaginanya. Kumasukkan perlahan dan kugoyangkan pelan-pelan, kami sangat menikmati permainan yang lembut ini. Akhirnya kontolku benar-benar terbenam seluruhnya di dalam vaginanya, tanganku terus meremas-remas pantatnya. Nukepun juga ikut bergerak maju mundur seirama dengan gerakanku. Lalu saat gerakan kupercepat, Nuke tampak sudah tak tahan menghadapi gempuranku, tubuhnya mulai bergetar dan desahnya makin keras di dalam kamar mandi. Orgasmenya mulai mengalir membasahi kontolku, begitu basah dan hangat terasa, lalu kurasakan spermaku mulai mengalir di dalam batang kontolku dan gerakanku makin cepat menyodok tempiknya. Akhirnya sperma telah berada di ujung kontolku dan ketika akan kutarik keluar, Nuke menahannya.. "Yayang, dikeluarin di dalam saja.." Akhirnya aku tak jadi menarik kontolku dan melanjutkan sodokanku, lalu spermaku muncrat membasahi vaginanya. Mataku terpejam menikmati orgasme yang begitu hebat itu. Akhirnya saat permainan telah selesai, kupeluk dan kukecup lembut keningnya, lalu kami berdua meneruskan mandi sambil saling membasuh tubuh dan bercanda. 

Buah Dada Gadis Salon



Sepulang kantor, tubuhku menjadi tambah penat sehabis mengerjai Lia tadi. Kuparkir Mercy kesayanganku di sebuah mall yang terletak tak jauh dari kantorku. Kubergegas menuju sebuah salon dengan dekorasi yang didominasi warna merah itu. �Mau diapain Pak� tanya resepsionis yang cantik. Kulihat namanya yang terpampang di dada. Anggi, namanya. �Creambath sama refleksi� jawabku. �Mari dicuci dulu Pak� Anggi menyilahkanku ke tempat cuci. Tak lama pegawai salon yang akan merawat rambutkupun datang. Kuperhatikan dia tampak masih ABG. Dengan tubuh yang kecil dan kulit sawo matang tapi bersih, wajahnya pun tampak manis dan imut. Walaupun tak secantik Lia, tapi wajahnya yang menyiratkan kemudaan dan keluguan itu menarik hatiku. Tapi yang paling menyedot perhatianku adalah buah dadanya yang besar untuk ukuran tubuhnya. Dengan tubuh yang mungil, buah dadanya tampak menonjol sekali dibalik seragamnya yang berwarna hitam itu. Perawatanpun dimulai. Pijatan Dian, nama gadis itu, mulai memberikan kenikmatan di tubuhku yang lelah. Tetapi tak kuduga setelah aku menyetubuhi Lia tadi, gairahku kembali timbul melihat Dian. Terutama karena buah dadanya yang tampak masih padat dan kenyal itu. Benar-benar sexy sekali dilihatnya, ditambah dengan celana jeansnya yang sedikit di bawah pinggang sesuai mode masa kini, sehingga terkadang perutnya tampak ketika dia memijat bagian atas kepalaku. Setelah creambath, Dianpun yang memberikan layanan refleksi. Karena tempat dudukku lebih tinggi darinya, kadang ketika dia agak menunduk, aku dapat melihat belahan dadanya dari balik T-shirtnya yang kancingnya sengaja dibuka. Begitu indah pemandangan itu. Semenjak aku menikmati Tari, gadis SMP dulu, belum pernah aku menikmati ABG belasan tahun lagi. Terlebih dulu Tari berdada kecil, sementara aku ingin mencoba ABG berdada besar seperti Dian ini. Akupun mengajaknya mengobrol. Ternyata dia baru lulus SMA dan berusia 18 tahun lebih sedikit. Mau melanjutkan sekolah tidak ada biaya, dan belum mendapatkan kerja yang sesuai. Dia bekerja di salon tersebut sambil mencari-cari kerja yang lain yang lebih baik. Singkat kata, aku tawarkan dia untuk melamar di perusahaanku. Tampak dia berseri-seri mendengarnya. Aku sarankan sehabis jam kerjanya kita dapat mengobrol lebih jauh lagi mengenai pekerjaan itu. Diapun setuju untuk menemuiku di food court selepas pulang kerja nanti. Jam 8.00 malam, Dian menemuiku yang menunggunya di tempat yang telah disepakati itu. Kupesan makan malam sambil kita berbincang-bincang mengenai prospeknya untuk bekerja di perusahaanku. Kuminta dia mengirimkan surat lamaran serta ijazahnya secepatnya untuk diproses. Kubilang ada lowongan sebagai resepsionis di kantorku. Memang cuma ada Noni resepsionis di kantorku, sehingga aku merasa perlu untuk menambah satu lagi. Setidaknya itulah pikiranku yang sudah diseliputi hawa nafsu melihat kemolekan tubuh muda Dian. Sambil berbincang, mataku terus mengagumi buah dadanya yang tampak sekal menggiurkan itu. Ingin rasanya cepat-cepat kujilat dan kuhisap sepuas hati. Dian tampak menyadari aku menatap dadanya, dan dia tampak tersipu malu sambil berusaha menutup celah T-shirtnya. Sehabis makan malam, aku tawarkan untuk mengantarnya pulang. Sambil meneruskan wawancara, alasanku. Dianpun tidak menolak mengingat dia sudah ingin sekali pindah tempat kerja. Terlebih penampilanku membuatnya semakin yakin. Di dalam mobil, dalam perjalanan, kuteruskan perbincanganku mengenai job description seorang resepsionis di kantorku. Sambil berbincang kucoba meraba pahanya yang terbungkus jeans ketat. Sesekali tangannya menolak rabaan tanganku. �Jangan Pak.. malu� alasannya. Sementara itu, nafsuku sudah begitu menggelora dan motel jam-jaman langganankupun sudah hampir tampak. �Dian.. Terus terang saja.. Kamu memenuhi semua persyaratan.. Hanya saja kamu harus bisa melayani aku luar dalam untuk bekerja di perusahaanku.� tegasku sambil kembali mengerayangi pahanya. Kali ini tidak ada penolakkan darinya. �Tapi Pak.. Dian nggak biasa..� �Yach kamu mulai sekarang harus membiasakan diri ya..� kataku sambil meremas pahanya dengan tangan kiriku, sementara tangan kananku membelokkan setir Mercyku ke pintu masuk motel langgananku itu. Mobilku langsung masuk ke dalam garasi yang telah dibuka oleh petugas, dan pintu garasi langsung ditutup begitu mobilku telah berada di dalam. Kuajak Dian turun dan kamipun masuk ke dalam kamar. Kamar motel tersebut lumayan bagus dengan kaca yang menutupi dindingnya. Tak lama, petugas motel datang dan akupun membayar rate untuk 6 jam. Setelah si petugas pergi, kuajak Dian untuk duduk di ranjang. Dengan ragu-ragu dia patuhi perintahku sambil dengan gugup tangannya meremas-remas sapu tangannya. Kusibakkan rambutnya yang ikal sebahu dengan penuh kasih sayang, dan mulai kuciumi wajah calon resepsionisku ini. Kemudian kuciumi bibirnya yang agak sedikit tebal dan sensual itu. Tampak dia hanya bereaksi sedikit sambil menutup matanya. Hanya nafasnya yang mulai memberat.. Kurebahkan tubuhnya di atas ranjang, dan langsung tanganku dengan gemas merabai dan meremasi buah dadanya yang ranum itu. Aku sangat gemas sekali melihat seorang ABG bisa mempunyai buah dada seseksi ini. Kuangkat T-shirtnya, dan langsung kujilati buah dadanya yang masih tertutup BH ini. Kuciumi belahan dadanya yang membusung. Ahh.. Seksi sekali anak ini. Dia masih tetap menutup matanya sambil terus meremas-remas sapu tangan dan seprei ranjang ketika aku mulai menikmati buah dadanya. Kubuka pengait BHnya yang tampak kekecilan untuk ukuran buah dadanya, dan langsung kuhisap dan kujilati buah dada gadis salon ini. �Eh.. Eh..� hanya erangan tertahan yang keluar dari mulutnya. Dian tampak menggigit bibirnya sendiri sambil mengerang ketika lidahku menari di atas putingnya yang berwarna coklat. Dengan cepat puting itu mengeras pertanda siempunya sedang terangsang hebat. Segara kulucuti semua pakaianku sehingga aku telanjang bulat. Kemaluanku telah tegak ingin merasakan nikmatnya tubuh gadis muda ini. Akupun duduk di atas dadanya dan kuarahkan kemaluanku ke mulutnya. �Jangan Pak.. Dian belum pernah..� katanya sambil menutup bibirnya rapat. �Ya kamu harus mulai belajar donk..� jawabku sambil menyentuhkan kemaluanku, yang panjangnya hampir sama dengan panjang wajahnya itu, ke seluruh permukaan wajahnya. �Katanya mau jadi pegawai kantoran..� aku mengigatkan. �Tapi nggak akan muat Pak.. Besar sekali� �Ya kamu coba aja sedikit demi sedikit. Dimulai dari ujungnya dulu ya sayang..� perintahku lagi. Dianpun mulai membuka mulutnya. Kusodorkan kemaluanku dan sedikit demi sedikit rasa hangat yang nikmat menjalari kemaluanku itu, ketika Dian mulai menghisapnya. Kuangkat kepalanya sedikit sehingga dia lebih leluasa menghisapi kemaluan calon bosnya ini. �Ya.. Begitu.. Sekarang coba lebih dalam lagi� kataku sambil mendorong kemaluanku lebih jauh ke dalam mulutnya. Kemudian kutarik keluar kemaluanku dan kuarahkan mulut gadis ABG ini ke buah zakarku. �Sekarang kamu jilat dan hisap ini ya.. Sayang� Dianpun menurut. Dijilatinya dan kemudian dihisapnya buah zakarku satu per satu. Demikian selama beberapa menit aku duduk di atas dada Dian dan mengajarinya memberikan kenikmatan dengan menggunakan mulutnya. Mulutnya tampak penuh sesak ketika ia menghisapi kemaluanku. Setelah puas menikmati hangatnya mulut Dian, aku kembali gemas melihat buah dadanya yang membusung itu. Kembali kunikmati buah dadanya dengan mulutku. Kembali Dian mengerang tertahan sambil mengatupkan bibirnya. Sementara itu, akupun melucuti celana jeansnya dan sekalian celana dalamnya. Tampak vaginanya yang bersih tak berbulu seperti menantang untuk digenjot kemaluanku. Tanganku meraba-raba vaginanya dan tak lama menemukan klitorisnya. Kuusap-usap klitorisnya itu, sementara mulutku kembali dengan gemas menikmati buah dadanya yang besar menantang. Terdengar dengusan nafas Dian semakin dalam dan cepat. Matanya masih menutup demikian juga dengan bibirnya. Tangannya tampak semakin keras meremas sprei ranjang kamar. Aku sudah ingin menyetubuhi gadis petugas creambath ini. Kurenggangkan pahanya sementara kuarahkan kemaluanku ke liang nikmatnya. �Pelan-pelan ya Pak..� pintanya sambil membuka mata. Tak kujawab, tapi mulai kudorong kemaluanku menerobos liang vaginanya. Memang dia sudah tidak perawan lagi, tetapi vaginanya masih sempit menjepit kemaluanku. �Ahh..� jeritnya ketika kemaluanku telah menerobos vaginanya. Tak kuasa lagi dia untuk menahan jeritan nikmatnya. Mulai kugenjot vaginanya, sambil kuremas-remas buah dadanya. Makin keras erangan Dian memenuhi ruangan itu. �Ahh.. Ahh..� erangnya seirama dengan goyanganku. Buah dadanya bergoyang menggiurkan ketika aku memompa vaginanya. Sesekali kuhentikan goyanganku untuk kembali menghisapi buah dadanya yang besar dengan gemas. Hampir 20 menit terus kupompa gadis manis pegawai salon ini. Tiba-tiba dia mengerang dan mengejang hebat tanda orgasme. Tampak butir keringat mengalir membasahi wajahnya yang manis. Kuseka keringatnya dengan penuh kasih sayang. Kemudian kunaiki kembali tubuhnya dan kali ini kuletakkan kemaluanku diantara buah dadanya yang kenyal itu. Tanganku merapatkan buah dadanya, sehingga kemaluanku terjepit diantaranya. Nikmat sekali rasanya dijepit buah dada gadis ABG semanis dia. Mulai kugoyangkan badanku maju mundur sehingga buah dadanya yang kenyal menggesek-gesek kemaluanku dengan nikmat. Kadang kulepaskan kemaluanku dari himpitan buah dadanya untuk kemudian kusorongkan ke mulutnya untuk dihisap. Kemudian kembali kujepitkan diantara buah dadanya yang ranum itu. Kira-kira 15 menit lamanya kemaluanku menikmati kenyalnya buah dada dan hangatnya mulut Dian. Akupun merasa akan orgasme, dan tak lama kusemburkan cairan ejakulasiku di atas buah dada Dian. Dengan kemaluanku, kuoleskan spermaku keseluruh permukaan buah dadanya yang sangat membuatku gemas itu. �Pak.. Jangan bohong lho janji Bapak..� ujar Dian saat kami telah meluncur kembali di dalam mobilku. �Oh nggak, sayang.. Cepat saja kamu kirim lamarannya ya� jawabku. Dianpun tersenyum senang mendengarnya. Terbayang olehnya kerja di kantor yang merupakan cita-citanya. Akupun tersenyum senang membayangkan buah dada Dian yang akan dapat aku nikmati sepuasnya nanti. Kuturunkan Dian dipinggir jalan sambil kuberi uang untuk ongkos taksi. �Terimakasih ya Pak Robert� katanya ketika dia turun dari mobilku. �Sama-sama Dian� jawabku sambil melambaikan tangan. Kukebut mobilku menuju jalan tol. Hari telah larut malam. Jalanan telah menjadi lenggang. Ingin rasanya cepat sampai di apartemanku setelah hari yang melelahkan ini. Tiba-tiba aku sadar kalau aku belum mentest secara seksama kemampuan Dian untuk menjadi resepsionis. Interpersonal skill, bahasa Inggris, telephone manner, dan lain-lain. Rupanya aku hanya terbuai oleh buah dadanya yang nikmat itu. Biarlah nanti bagian HRD yang mentestnya, pikirku. Kalau lulus ya diterima, kalau nggak ya nggak apa-apa. Toh aku sudah puas menikmati buah dadanya he.. He.. Kubuka jendela untuk membayar tol. Setelah membayar, langsung aku tancap gas melintasi kota Jakarta di waktu malam. Lagu �Breakin� Away�nya Al Jarreau mengisi sepinya suasana dalam mobilku.